Kekacauan Doktrin Keselamatan Dalam Kekristenan

Belakangan ada kebingungan tentang Lower-Grace, Grace, dan Hyper-Grace.

Penyebab kebingungan tentu oleh pengajar yang tidak memahami kebenaran namun banyak berbicara dan mengajar.

Kebenaran Alkitabiah ialah
1. bahwa manusia telah jatuh ke dalam dosa, dan tidak ada satu orang pun yang tidak berdosa. (Rom. 3:23).
2. Dosa hanya dapat diselesaikan dengan penghukuman, bukan dengan perbuatan baik. (Rom.6:23).
3. Yesus Kristus datang menerima penghukuman atas dosa seisi dunia. (Yoh. 1:29, 1 Yoh. 2:2)
4. Setiap orang yang bertobat dan percaya bahwa Yesus telah dihukumkan MENGGANTIKANNYA, maka di hadapan ALLAH BAPA dia tidak berdosa karena dia di dalam Yesus, dia adalah orang kudus (1 Kor. 1:2, 1 Pet. 2:9).
5. Orang kudus PASTI masuk Sorga, (Rom. 5:9), tentu dengan catatan dia tetap percaya sampai akhir atau memegang teguh Injil (1 Kor. 15:2), atau tidak melepaskan imannya (Ibr. 10:35). Kita tidak masuk Sorga dengan kekudusan kita melainkan dengan kekudusan Yesus Kristus.
6. Jika dia jatuh dalam dosa, namun tidak menyangkal iman, di hadapan Allah Bapa dia tetap orang kudus, tetapi dia menyakiti hati Yesus. Dosanya akan diadili di BEMA Kristus. Dan bila dosanya diketahui saudara seiman maka akan dinasehati secara empat mata, seterusnya kalau tidak bertobat akan dibawa ke jemaat, dan jika tetap tidak bertobat maka akan dikeluarkan dari keanggotaan jemaat (Mat. 18).
7. Setiap orang Kristen yang pasti masuk Sorga jika jatuh dalam dosa tetap akan menanggung akibat dosa, bisa masuk penjara, bisa menderita malu, bahkan dikeluarkan dari jemaat, dan tentu juga bisa menuai hukuman pendidikan dari Tuhan seperti Daud.

Belakangan, banyak pebisnis rohani mendirikan gereja sebagai tempat cari duit. Mereka tidak mengajarkan pertobatan, melainkan hanya persembahan. Gereja tanpa disiplin bahkan tidak ada kejelasan keanggotaan. Sistem penggajian mereka ialah boleh sekehendak hati mereka ambil semua persepuluhan. Akibatnya banyak orang Kristen yang datang dengan motivasi yang SALAH. Mereka datang ke gereja untuk tujuan jasmani, materi dan duniawi. Tetapi hidup dalam dosa, dan berkata bahwa oleh anugerah Yesus Kristus mereka akan masuk Sorga.

Karena orang Kristen tanpa pertobatan berkata bahwa oleh anugerah (grace), mereka akan masuk Sorga, maka menyentak orang hati nurani orang tulus yang masih ada akal sehat. Tetapi mereka bagai pendulum dari arah yang salah mengayun bukan berhenti di tengah namun jauh ke arah lain. Mereka lalu mengajarkan bahwa percaya Yesus saja tidak cukup melainkan harus sempurna, harus hidup Kudus. Mereka tidak sadar bahwa itu adalah ajaran Budha dan agama lain. Karena justru tidak ada manusia yang bisa sempurna dan Kuduslah maka Yesus Kristus datang dihukumkan untuk menanggung dosa seisi dunia. Pengajaran bahwa harus sempurna baru bisa masuk Sorga itu sesungguhnya adalah ajaran karena reaksi terhadap Kristen tanpa pertobatan.

Jadi, kini sanggupkah anda memahami kebenaran yang sesungguhnya, yang alkitabiah?

Jika Anda ingin tahu lebih banyak kebenaran alkitabiah, silakan berkunjung ke www.graphe-ministry.org atau dengar radio AM 828 atau dengar lewat HP INSTALL RADIOAMGEO.
Dr. Suhento Liauw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *