CALVINISME

CALVINISME Adalah WABAH Terhadap Kekristenan

Judul tulisan ini bukan pernyataan saya, melainkan pernyataan Lorence Vance, penulis buku THE OTHER SIDE OF CALVINISM. Saya mencoba memahami pemikiran Vance dan mendapatkan bahwa dia sungguh benar.

Judul tulisan ini bukan pernyataan saya, melainkan pernyataan Lorence Vance, penulis buku THE OTHER SIDE OF CALVINISM. Saya mencoba memahami pemikiran Vance dan mendapatkan bahwa dia sungguh benar.

1. Seringkali kita mendengar pernyataan orang Kristen, misalnya berdoa agar orang-orang di wilayah tertentu diselamatkan, tanpa usaha pengiriman misi utk pemberitaan Injil ke sana. Padahal seharusnya orang Kristen tahu bahwa tanpa pemberitaan Injil yang benar ke suatu daerah maka orang di sana tidak bisa diselamatkan. Pada akhir abad 19 William Carey (misionari pertama abad modern) ingin menginjil ke India ditegur oleh seorang Calvinis tulen katanya, anak muda, jika Tuhan mau menyelamatkan orang-orang di India itu tidak ada urusannya dengan kamu. Hari ini masih banyak Calvinis yang tetap memiliki pikiran yang sama. Dan banyak jemaat biasa yang terwabahi konsep Calvinisme. Dan konsep ini jelas telah membendung atau sekurang-kurangnya telah menghambat proses penginjilan. Mereka percaya bahwa seseorang diselamatkan melalui pemilihan acak (unconditional election). Konsep ini sebenarnya menista Tuhan karena jika manusia masuk neraka logikanya itu karena dia tidak dipilih Tuhan. Jadi, pihak yang salah adalah Tuhan.

2. Dalam kehidupan sehari-hari pun terlihat jelas akibat wabah Calvinisme. Sering kita dengar orang Kristen berkata bahwa pertumbuhan rohaniahnya tergantung kerja Roh Kudus. Terdengar sangat rohani. Padahal kalau dipikirkan maka jika rohaninya tidak bertumbuh, itu adalah salah Roh Kudus.
Jika orang Kristen paham bahwa iman terdiri dari Pengetahuan (knowledge), perasan (feeling), dan kehendak (will), maka dia seharusnya paham pertumbuhan iman itu terjadi dari pertambahan pengetahuan doktrin yang benar. Dengan penambahan pengetahuan doktrin yang benar maka perasaan positif (feeling) kepada Tuhan juga akan meningkat, dan otomatis kehendak (will) untuk Tuhan akan semakin kuat. Jadi, orang Kristen yang mau imannya bertumbuh dengan sehat harus menambah pengetahuan doktrin yang alkitabiah dengan membaca Alkitab, membaca buku-buku bermutu dan Alkitabiah, internet, ikut srminar, ikut Block Class dan mencermati berbagai pembahasan dengan hati yang cinta kebenaran.
Calvinis menyerahkan pertumbuhan rohaninya pada kerja Roh Kudus, jadi kalau rohaninya tidak tumbuh berarti kerja Roh Kudus kurang bagus atau kurang maksimal. Jadi, prestasi Roh Kudus bisa dilihat dari tingkat kerohanian orang Kristen. Ini juga theologi yang menista Roh Kudus.

Dari theologi yang tidak alkitabiah namun sangat populer ini yang telah mewabahi kekristenan, terlihat kekristenan telah berhasil dihambat kemajuannya, penginjilan tidak bisa maju, dan pertumbuhan kerohanian orang Kristen juga tidak terjadi karena mereka menunggu Roh Kudus memajukan kerohanian mereka.

Menurut pengamatan saya (orang boleh saja tidak setuju), kekristenan di Eropa yang mendekati titik nol adalah korban theologi Calvinisme. Atheisme yang pesat adalah bandol yang mengayun balik dari Calvinisme. Logikanya demikian, jika ada Tuhan yang menentukan segala sesuatu, termasuk menentukan semua kejahatan yang terjadi, termasuk pembunuhan dan peperangan, maka lebih logis tidak ada Tuhan. Pertumbuhan Atheisme di Eropa, wilayah yang terwabahi sangat hebat oleh Calvinisme, sangat pesat.

Apkah saya memfitna Calvinis, oh tidak. John Calvin sendiri yang berkata bahwa Adam jatuh ke dalam dosa oleh kehendak Allah. Calvin mengajarkan bahwa DALAM KEKEKALAN, MELALUI SATU DEKRIT, SEGALA SESUATU TELAH DITETAPKAN, ATAU DIPREDESTINASIKAN. Masalahnya banyak Calvinis yang malah tidak pernah baca tulisan John Calvin, mereka hanya mendengar dari Calvinis murid berikut dan berikut. Tanpa pengetahuan yang cukup tentang Calvinisme mereka menuduh konsep John Calvin sendiri sebagai hyper-calvinisme. Aneh kan?

Jadi, benar sekali pernyataan Lorence Vance, bahwa kekristenan hancur karena diwabahi oleh Calvinisme.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak kebenaran alkitabiah, silakan berkunjung ke www.graphe-ministry.org atau dengar radio AM 828, dan jika di luar JABODETABEK, instal melalui Play Store Radio GEO AM. DR. SUHENTO LIAUW

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *